Marriage, Marry… or Not ?
Posting kali ini mungkin akan terasa acak, tak punya arah, hanya dorongan untuk berbagi dan dorongan dari Indree untuk terus eksis di dunia tulis menulis (thanks, Ndree!), jadi maaf… agak panjang
Marriage - Pernikahan
Mungkin kata Pernikahan adalah satu kata yang sering terdengar bagi perempuan seusia gue (baca: mendekati atau di atas seperempat abad)…
Kapan nikah ? Kapan nikah ? Kapan nikah ? Kapan nikah ? Kapan nikah ? Kapan nikah ?
Seram mungkin, tapi secara tak sadar, gue mulai berharap, berangan-angan tentang pernikahan itu sendiri, pernikahan gue, seperti apakah rupanya nanti–rasanya nanti… Entah terdorong euforia yang melanda kantor akibat persiapan pernikahan Irene, atau memang sudah saatnya berpikir akan komitmen, well atau setidaknya berangan-angan indah akan live hapily ever after ala dongeng.
Sudah terbayang rupa undangan yang akan gue buat, gue rancang, desain, mungkin sebagian dikerjakan sendiri… Dibungkus tekstil dengan pattern cantik, tentu saja pattern buatan gue sendiri! (sedang tergila-gila tekstil, berencana untuk mengambil kuliah lagi jurusan desain tekstil) Di beri kancing cantik, berisi tulisan-tulisan indah dengan kertas fancy yang berukuran tak sama, masing-masing dengan ilustrasi buatan gue… hmmmm… Cantik! Rencananya, akan gue sablon sendiri semua tekstil itu… Masih rencana (doakan saja gue masih akan sesemangat ini bila saatnya tiba) semoga terwujud. Dan akan gue buat prosa, puisi, bait, sajak atau apapun yang indah, romantis dan jujur tentang pernikahan dan kebahagiaan (mungkin cinta). Bagikan secara langsung, serahkan dengan tangan ke mereka yang gue undang dan harapkan kehadirannya…
Well, sekali lagi ini hanya rencana, kemungkinan, harapan dan angan… Jadi bagi siapapun yang akan dan pernah membaca tulisan ini… ingatkan gue–kalau-kalau gue lupa akan impian yang pernah terlitas ini
Marry… or Not ? - Menikah atau Tidak ?
Masih sejalan dengan impian yang pelan-pelan menghampiri, tadi pagi gue mendengar bahasan tentang steriotipe (bener ga nih tulisannya?) perempuan berusia di atas 30 th yang tak menikah cenderung galak. Dan sebagian besar komentar yang masuk menyetujuinya.
Maka diundanglah seorang psikolog untuk berbagi pendapat profesional tentang pandangan umum tersebut. Kira-kira begini katanya:
Belum ada riset yang dilakukan untuk membuktikan apakah wanita (atau pria) yang belum menikah di atas usia 30 th cenderung lebih galak… Tapi kalau unhappy, sudah ada riset yang membuktikan. faktor ketak-bahagiaan (well, mungkin kurang bahagia dibandingkan mereka yang sudah menikah) antara lain perasaan sendiri dan tak adanya partner berbagi…
Menurut gue, kalau hanya partner berbagi dan sendiri… hal itu akan terbantahkan untuk perempuan yang berusia di atas 30 th tapi memiliki kekasih, hanya tidak (atau belum) menikah… Jadi perlukah sebuah pernikahan itu terjadi hanya atas dasar kebutuhan untuk tidak sendirian? Atau Tidak Menikah pun bisa menjadi jalan keluar yang tak membuat gue terjebak dalam rutinitas dan steriotipe lainnya akan perempuan yang sudah menikah?
Tapi kalau gue memutuskan Tidak Menikah… kemanakah akan gue letakkan impian akan rupa undangan yang sudah menggila di kepala gue ini? Atau ternyata demi terwujudnya desain cantik itu, gue akhirnya akan Menikah juga?
ps: btw, cek beberapa blog manis yang membuat gue tergila-gila tekstil… decor8, howaboutorange, designsponge, etsy
Tirta Wu said,
October 7, 2008 @ 12:00 am
aduuuuuuuuuuuuuh…. itulha makanya g ga mao pacarin cewe yg dah 20an… pusink nih kalo dah tiba2 minta dikawinin…. kan masih mao berleha leha g…=D
btw, lo kalo dah mao married g sih seneng bgt mul nanti… tp calon nya yg ky gmn yah?
coba coba g tebak… hmm….
tua…
buncit…
kumisan…
berbulu…
gemulai…
baju pinkies..
how bout dat?
moelidotonk said,
October 7, 2008 @ 2:57 am
ahahahahahahahaha itu alesannya lu berubah jadi phedophilia? HAH?!?
siaul!
pria impian gue itu… kek apa y?
yang pasti ga buncyit (ga kek LU), ga item (ga kek LU lagi), ga jelek (ga kek LU juga)…
how bout dat? ^^
indri said,
October 8, 2008 @ 9:33 am
Sebenernya jaman skrg, uda ga relevan umur 25 tahun artinya harus menikah.
Tapi klo wanita diatas umur 30 tahun kebanyakan galak, gue pernah baca artikelnya di Cosmo!
Mereka cenderung galak karena mereka tertekan, they are depressed by their society and specially their family. n akhirnya, pelampiasan adalah orang2 yang bisa mereka tindas, ( gue mengalami itu…maksudnya ditindasnya yee)
kita teracuni dengan dogma2 Timur Mul, pikiran kita dimasukkan dalam kotak besi nenek moyang kita. “ga laku”….ohh Mai Got….betapa hati tidak terasa dicabik dan dibuang di pojok gang buntu?!
Pada nantinya, kita akan berlaku dan bertindak selayaknya orang tua kepada anak2 kita ( itu juga kalau kita punya anak, karena gue sebenernya males punya anak!)
Mul, semangat! yakinlah pada kata hatimu.
Muli said,
October 8, 2008 @ 7:52 pm
yeah, dogma-dogma timur…
artinya, meskipun kita-kita–si tertuduh perempuan berumur 25-an yang belum menikah ini bilang ga relevan umur 25 harus menikah… semua ibu-ibu, mama-mami, nyokap-nyokap, tante-tante itu akan terus tanya “Kapan Nikah?” (shyt!)
nah, untuk urusan laku-tak laku… bahkan gue saja yang berusia 23 (hampir 24…) dan jomblo ini pun dibilang tak laku… gue sudah berada di pojok gang buntu, berharap bisa memanjat tembok dan keluar dan bilang… “gue bukan ga laku, gue hanya ingin lebih memilih dan menentukan hidup gue sendiri”
soal tak punya anak… kita stu jalur! gue juga agak malas…
Tirta Wu said,
October 13, 2008 @ 7:30 am
heeeeh kalian ga blh menolak jodoh Tuhan yang dikasih ke lo bedua… anak itu kan anugerah.. jadi ga blh kita ngmg males pny anak… byk tau yg mau pny anak malah belon dikasi ma Tuhan…
mank lo ga mao married apa mul? pengen lo umur 30? g rasa lo bedua jg hatinya dah menjerit jerit minta dinikahin deh…
g rasa.. kalo g sih santaaaaeeee….. =D
Vio said,
November 10, 2008 @ 8:36 pm
Mul…ide loe emang dashyat2….gile…gue penasaran pengen liat konsep undangan loe itu…
Tp emang sih impian semua wanita itu pernikahan, pakai gaun pengantin, dan punya anak…tp sekarang kan uda beda jamannya..
Everybody’s has their own path….
gue dulu sempet tertekan jg ama kata2 nyokap, tante, dan sodara2 gue yang laen, yang kadang nanya “Kapan Nikah.?” atau “Kapan Nyusul..?”…sampe2 gue males dateng ke pernikahan orang…karena gue tau, pasti topik nya ga jauh2 dr itu…
apalagi dulu nyokap gue kawin umur 20…jadilah gue dikatain uda ketuaan….huuuu…padahal masih 25 gini…. +_+
Casino 4924db3cb2 said,
November 21, 2008 @ 7:27 pm
Casino 4924db3cb2…
Casino 4924db3cb2…