Archive for October, 2008

Perjalanan Panjang

Posting kali ini bukan hal-hal yang puitis, hanya apa yang akhirnya gue pelajari dari sebuah perjalanan menuju kantor di pagi hari…

Setiap pagi, gue menghabiskan sekitar 60 - 90 menit di jalan, nyetir sendiri, ditemani suara radio yang gue setel sangat kencang. Bukan waktu yang sebentar memang… dan gue benci menyetir! Jujur! Dan gue bukan pengemudi yang baik… (tanyakan pada Lady Red yang sudah entah berapa kali gue hantamkan ke benda-benda sekitar… owh, dia perlu face lift saat ini) Mungkin menyetir sendiri masih jauh lebih baik, sebelum satu setengah tahun yang lalu, gue ngeteng, naik berbagai kendaraan umum, dan makan waktu jauuuuh lebih lama lagi. Bisa hampir 3 jam cuma untuk ke kantor.

Owh, ya… perjalanan gue sekarang Kelapa Gading - Blok M, Utara - Selatan. Sebelumnya, kantor gue di Kelapa Gading, rumah gue di Kemanggisan… sebelumnya lagi kantor gue di Kemang. Entah kenapa, sadar dan tidak, gue memutuskan untuk pergi ke kantor yang jauh dari rumah. Dan pada akhirnya gue menikmati itu… Terasa sangat menyebalkan waktu gue sempet nganggur, cuma freelance, banyak kerja di rumah. Gue kangen bangun pagi dan nyetir, kena macet (dilema benci tapi rindu…), marah marah, lampu merah, pengamen, semuanya!

Akhirnya, nyetir pagi jadi tempat gue berpikir. Semua yang gue lihat di jalan, semua yang gue denger dari lagu dan radio, semua yang tiba-tiba melintas di kepala gue. Karena itu satu waktu di mana gue ternyata sendirian (dan tidak secara bersamaan), dalam ruang milik gue sendiri. Banyak hal-hal yang akhirnya gue tulis di blog ini pun mulai terlintas waktu gue nyetir pagi. Gue bahagia harus nyetir pagi, meskipun bengini keadaan jalan yang gue hadapi setiap pagi…

macet di manamana

macet di manamana

Lingkaran merah kecil (exit door) itu pintu keluar gue… dan gue harus antri hampir setengah jam setiap kali cuma untuk keluar. Tapi kalau mengintip ke spion, masih banyak juga yang harus antri pelan-pelan di belakang gue. Sesama pengemudi di pagi hari. Gue cukup beruntung, sedikit lebih dekat ke pintu keluar…

Nah, boneka kambing (?) putih kecil itu teman setia gue. Kalau bosan, posisinya gue ganti. Kalau iseng, dia gue ambil dan sentil-sentil. Kadang-kadang dia tengkurap, telentang, nungging… kali ini lagi belajar split sambil cium lutut. Hebat! Gue aja ga pernah berhasil cium lutut…

Menyenangkan… Gue jadi punya cerita setiap pagi. Cerita bahagia, atau buruk (apalagi kalau gue habis menabrakkan Lady Red), tapi itu membuat pagi gue lebih bermakna. Ada perjuangan untuk ke kantor. Ada sebuah perjalanan menembus pagi. Ada sebuah masa untuk berpikir. Banyak ide-ide bermunculan.

Ada yang punya cerita serupa?

No comment »

oh so broken

I wanna be free, wanna fly high, wanna soar like a bird

I wanna be brave, wanna defy the wind, wanna hover like a bird

I wanna be bold, wanna sing loud, wanna chirp like a bird

I’m trying to fly, with my oh-so-broken-wings…

No comment »

Marriage, Marry… or Not ?

Posting kali ini mungkin akan terasa acak, tak punya arah, hanya dorongan untuk berbagi dan dorongan dari Indree untuk terus eksis di dunia tulis menulis (thanks, Ndree!), jadi maaf… agak panjang

Marriage - Pernikahan

Mungkin kata Pernikahan adalah satu kata yang sering terdengar bagi perempuan seusia gue (baca: mendekati atau di atas seperempat abad)…

Kapan nikah ? Kapan nikah ? Kapan nikah ? Kapan nikah ? Kapan nikah ? Kapan nikah ?

Seram mungkin, tapi secara tak sadar, gue mulai berharap, berangan-angan tentang pernikahan itu sendiri, pernikahan gue, seperti apakah rupanya nanti–rasanya nanti… Entah terdorong euforia yang melanda kantor akibat persiapan pernikahan Irene, atau memang sudah saatnya berpikir akan komitmen, well atau setidaknya berangan-angan indah akan live hapily ever after ala dongeng.

Sudah terbayang rupa undangan yang akan gue buat, gue rancang, desain, mungkin sebagian dikerjakan sendiri… Dibungkus tekstil dengan pattern cantik, tentu saja pattern buatan gue sendiri! (sedang tergila-gila tekstil, berencana untuk mengambil kuliah lagi jurusan desain tekstil) Di beri kancing cantik, berisi tulisan-tulisan indah dengan kertas fancy yang berukuran tak sama, masing-masing dengan ilustrasi buatan gue… hmmmm… Cantik! Rencananya, akan gue sablon sendiri semua tekstil itu… Masih rencana (doakan saja gue masih akan sesemangat ini bila saatnya tiba) semoga terwujud. Dan akan gue buat prosa, puisi, bait, sajak atau apapun yang indah, romantis dan jujur tentang pernikahan dan kebahagiaan (mungkin cinta). Bagikan secara langsung, serahkan dengan tangan ke mereka yang gue undang dan harapkan kehadirannya…

Well, sekali lagi ini hanya rencana, kemungkinan, harapan dan angan… Jadi bagi siapapun yang akan dan pernah membaca tulisan ini… ingatkan gue–kalau-kalau gue lupa akan impian yang pernah terlitas ini

Marry… or Not ? - Menikah atau Tidak ?

Masih sejalan dengan impian yang pelan-pelan menghampiri, tadi pagi gue mendengar bahasan tentang steriotipe (bener ga nih tulisannya?) perempuan berusia di atas 30 th yang tak menikah cenderung galak. Dan sebagian besar komentar yang masuk menyetujuinya.

Maka diundanglah seorang psikolog untuk berbagi pendapat profesional tentang pandangan umum tersebut. Kira-kira begini katanya:

Belum ada riset yang dilakukan untuk membuktikan apakah wanita (atau pria) yang belum menikah di atas usia 30 th cenderung lebih galak… Tapi kalau unhappy, sudah ada riset yang membuktikan. faktor ketak-bahagiaan (well, mungkin kurang bahagia dibandingkan mereka yang sudah menikah) antara lain perasaan sendiri dan tak adanya partner berbagi…

Menurut gue, kalau hanya partner berbagi dan sendiri… hal itu akan terbantahkan untuk perempuan yang berusia di atas 30 th tapi memiliki kekasih, hanya tidak (atau belum) menikah… Jadi perlukah sebuah pernikahan itu terjadi hanya atas dasar kebutuhan untuk tidak sendirian? Atau Tidak Menikah pun bisa menjadi jalan keluar yang tak membuat gue terjebak dalam rutinitas dan steriotipe lainnya akan perempuan yang sudah menikah?

Tapi kalau gue memutuskan Tidak Menikah… kemanakah akan gue letakkan impian akan rupa undangan yang sudah menggila di kepala gue ini? Atau ternyata demi terwujudnya desain cantik itu, gue akhirnya akan Menikah juga?

ps: btw, cek beberapa blog manis yang membuat gue tergila-gila tekstil… decor8, howaboutorange, designsponge, etsy

Comments (7) »