Archive for August, 2008

me, kinda tired of sharing living space with others

me, kinda tired of sharing living space with others
Living_space

the title and the image may not have any connection at all…
just wanna put something to this

lately the thought of having my own space, maybe an apartment, has bugging me even more. i want to have my extra space, where my privacy is number one. i want to not have to think if my action or my consciousness may have or may not have any effect to those around me. i want to have a place that is me. i want to have full control.

it doesn’t have to be huge, just enough, for me to move, to breath, to think, to dance, to laugh, to love, to be me…
it doesn’t have to be beautiful, just pretty, just nice, where i can decorate everything and be happy about it, where i can create a mess and be proud of it…

i’m in love with the idea of having my own ‘home’, creating my own nest, living in my own cocoon, building my own space…

i want to paint the wall white, blue, pink, turquois, orange, green…
i want to have a huge sofa with a pile of pillows
i want to have fresh flowers on my table
i want to print all my illustrations and hang them all the way
i want to hunt for antique drawers
i want to use mismatched chairs for dinning room
i want to make paper lanterns
i want to have huge mirror with damask frame

me, just want to have my own living space

Comments (3) »

should i stay or should i go?

seperti biasa, tiap pagi di hari kerja, g nyetir, nembus macet sambil denger radio Hardrock FM. Dan seperti biasanya juga, tiap rabu pagi ada acara tentang dua sisi permasalahan, flip flop namanya.

biasanya, g akan dengan manis mendengarkan sambil sebentar tertawa kecil atau meringis atau senyum mengejek… tapi cuma itu, segera setelah g turun dari mobil dan memulai hari, semuanya segera terlupakan. tapi tidak begitu pagi ini.

ceritanya tentang seorang cowo (disebut flip) yang pacaran sama cewe (sebut x aja…) yang ternyata statusnya istri orang.
shocking!

sampai merinding pas pertama dengernya… lucunya, flip ga pernah tahu status x, sampai suatu hari, mereka pulang jalan, sang suami (flop inisialnya…) menanti manis di rumah. ribut lah mereka…
well…
singkat cerita, flip mutusin buat selesai sama x. sayangnya… x masih terus berusaha buat jalan bareng dia. dengan janji, iming-iming, harapan atau apalah… x bilang dia akan segera cerai sama flop. kali ini, flip minta tolong, tanyain sama flop, apa benar mereka akan cerai (flop dan x)

rupanya x merasa jodohnya adalah flip
rupanya flip diam diam sayang banget juga sama x…
ternyata pula… x dan flop adalah hasil sebuah perjodohan dan perkawinan bisnis keluarga
faktanya mereka sudah pisah rumah, tapi flop tetap ga mau cerai dengan alasan terlalu banyak resiko akibat perceraian itu nantinya

nah…
menurut lu?
apa harus flip tetap mempertahankan hubungannya sama x?
apa flop harus merelakan saja perkawinanya? atau tetap bertahan demi alasan bisnis keluarga itu?

mungkin kasus ini terdengar sangat aneh, sayangnya banyak yang terjebak di situasi ini… padahal kita (orang orang dewasa ini…) diharapkan mampu berpikir jernih, obyektif dan rasional… tapi sepertinya, kita terlalu sering kalah dengan perasaan, tenggelam dalam harapan

toh buktinya, flip masih berharap akan x… padahal kalau ditanyakan pada semua orang, mereka akan bilang NO!
toh buktinya, flop bertahan ga mau cerai… padahal kalau ditanyakan pada semua orang, mereka akan bilang LET HER GO…

mungkin juga kasus ini jelas sekali ujungnya, masalahnya… tapi ada banyak sekali bentuk kasus serupa yang lebih rumit dan lebih melibatkan perasaan… pertanyaan g… seandainya lu ada di situasi ini…

should u stay or should u go?

No comment »