May 23, 2008
· Filed under Current Affairs
temani aku berdansa
dalam gelap
dalam kelam
hanya berdua
diiringi liar degup jantungku
dan ringan helah nafasmu
temani aku berdansa
hingga lelah
hingga mati
ditelan malam
tertinggal dalam riuh suara angin
dan lolong makhluk malam
ayo
temani aku berdansa
dalam irama ragu
milikmu dan milikku
sampai tak ada lagi masa untuk berdansa
sampai tak ada lagi masa untuk kita
May 21, 2008
· Filed under Current Affairs
mengapa harus bersikap manis?
semata untuk kewajiban, atau kau memang hanya berhati baik, atau seperti aku, kau menginginkan semua ini di dalam hatimu…
mengapa harus bersamaku saat ku minta?
semata demi kesopanan, atau kau tak bisa berkata tidak, atau seperti aku, kau pun ingin bersamaku…
mengapa harus tersenyum saat memandangku?
semata memberi salam, atau kau memang murah senyum, atau seperti aku, kau pun menantikan sedikit sungging indah di sudut bibirku…
mengapa harus berbagi pikiranmu denganku?
semata membunuh waktu, atau kau memang suka bicara, atau seperti aku, kau ingin aku tahu semua tentangmu, agar kita semakin dekat…
berikan aku kepastian…
pastikan ia boleh berkembang indah
atau
hancurkan sekarang!
May 14, 2008
· Filed under Current Affairs
ada beragam alasan untuk suka atau benci sesuatu…
ini satu alasan kenapa akhirnya g mulai menyukai kucing (alvin, inih buat anda!^^)
kehadiran 3 makhluk manis ini benar-benar mengisi hari, di tengah kebosanan rutinitas, sekedar mencuri waktu melihat mereka menikmati surga…
pagi ini, g ngantuk banged di kantor, setelah lelah semalam mencoba lagi berolah raga… benar-benar berharap bisa ada di ranjang, meringkuk di balik selimut tebal hingga matahari mulai meninggi…
kali ini g mencuri sedikit saja waktu untuk bermain bersama mereka di surga…
ternyata kali ini, celana g menarik perhatian salah satunya
perhatikan risleting malang yang bolak balik ditangkap, digigit dan dicakar (beserta kaki malang g juga yang sesekali harus ikut merasakan ditancap kuku tajam)
dan sementara yang satu ini asik dengan gemerincing risleting yang pasrah saja dipermainkan… liat apa yang dilakukan 2 saudaranya…

astaga…
ciyummm
aren’t they cute?
lumayan sedikit dopping di pagi hari, mengalahkan caffein di secangkir kopi…
mari bersama-sama menikmati surga mereka
May 14, 2008
· Filed under Current Affairs
i am in love, or maybe just have a crush on someone… my blue eyes baby
please be mine…
or just let me kiss those lips of yours
May 6, 2008
· Filed under thoughts
06.05.08 02:05pm
sekedar iseng, hari ini panas sekali, g sudah mulai mengalami sakit kepala mengerikan ituh… entah karena kepanikan akibat printer yang (lagi-lagi) eror atau memang hanya karena terik yang menusuk seluruh kulit, atau karena telat makan siang.
waktu g keluar ke belakang untuk makan siang, ini pemandangan yang g liat…

sepasang dari 3 anak kucing penghuni kantor (dan g masih belum ingat yang mana Tika (Helvetica), Memet (Meta) atau Emon (Garamond), maaf…)
sebentar-sebentar mulet
ganti posisi
pindah-pindah…

ini foto yang lebih dekat lagi
aih aih
biasanya tepat saat semua lagi menikmati makan siang, mereka mengeong ramai minta jatah, sekedar tulang lunak sisa makan siang siapapun, atau boleh daging kalau ada yang berbaik hati… sekarang… damai, pulas
aku iri hati
di tengah jam sibuk seperti ini, kapan aku bisa tidur siang lagi?
sedamai ituh
dan kepala g makin sakit, benar-benar berharap bisa tidur…
aduh, apa kabar deadline g ya?
May 5, 2008
· Filed under thoughts
Setiap masa kehadirannya dalam hidupku, cuma dua kata itu yang terlintas-insecure (tak aman) dan unpretty (apa ya… tak menarik). Meski tanpa sengaja, aku selalu merasa terpojok dengan setiap penilaiannya. Aku menjadi defensif, meradang dan kian offensif setiap harinya. Dan kebersamaan kami diisi dengan pertikaian dan amarah di hatinya, dan luka yang tak kunjung terobati di hatiku.
insecure
Setiap kali dia datang, dia mengkritik, tajam, pedas dan kejam. Tak pernah sekalipun aku cukup baik baginya. Aku tak pernah cukup dalam standar nilai-nilainya. Dan aku tak pernah bisa menjadi seperti harapannya… Aku sendirian, tanpa pasangan, hanya karyawan bergaji minim, hidupku tak sukses, tak cukup rajin, tak pandai memasak, tak bisa mengurus rumah… Aku tak bisa menjadi lebih baik dari semua orang, dan seribu andai-andainya membunuhku pelan-pelan. Semua keputusan dan pilihanku tak membuatnya bangga, semua pasanganku tak memuaskan hatinya, tak pernah lebih baik dari pasangan semua orang, dan semua mimpi-mimpinya menghancurkan impian ku sendiri. Sungguh aku merasa tak aman…
unpretty
Setiap kali kami berjumpa, dia berkomentar, bukan memuji. Aku bukan makhluk menarik baginya, dan entah mengapa, aku tak pernah bisa tampil menawan baginya… Aku gendut, berjerawat, berkulit tak putih atau mulus, berbibir terlalu tebal, berambut kusam, tak pandai memilih pakaian, dan semua bisik-bisiknya meruntuhkan tembok harga diriku. Semua penilaianku tak sesuai dengannya, seleraku tak cukup bagus baginya, tak pernah lebih baik dari selera semua orang, dan semua perbandingan itu melemahkan hatiku. Sungguh aku merasa tak menarik…
Dan dia tampak sangat mengerti, betapa besar pengaruhnya atasku, karena dia tak pernah berhenti, dan aku semakin terpojok, tenggelam dan hilang.